Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Desember 2012

Cara Menghapus Kenangan Dengan Sang Mantan

Waktu mengalami putus cinta, kebanyakan orang cuma bisa pasrah dan berserah pada waktu. Dan akibatnya, semakin mereka ngeladenin rasa sakit hatinya, itu membuat mereka juga semakin terpuruk, Diri mereka semain hancur.
Gw tahu gimana sedihnya waktu lo dilanda rasa kecewa, sedih dan penyesalan, tanpa ditemani seorang pun. Cuma lo dan jiwa lo yang merintih pilu.

Dan untuk itu gw ada di sini. Gw bakal nemenin lo, karena kita sama bro..

Kenangan akan mantan lo memang berharga dan layak untuk disimpan dalam hati, bagaimanapun dia adalah seseorang yang pernah mengisi hidup lo. Tapi sekarang, semua kenangan tersebut hanya akan merusak dan menghambat proses penyembuhan lo. Kaya sebuah jangkar yang tertanam kuat di dasar laut membuat kapal yang besar gak bisa bergerak ke manapun. Cuma bisa terombang-ambing tanpa tujuan. Seperti itu juga keadaan lo saat ini.

Gw ngerti gimana susahnya bagi lo buat ngelupain ingatan dan asosiasi tentang mantan kekasih lo, dan gw juga tau gimana pedihnya waktu semua memori itu melanda pikiran lo. Tapi kalo lo pengen terus maju dalam hidup lo dan meraih kembali kebahagiaan diri, maka lo perlu mengeraskan hati, melawan, memberontak, dan menepis jauh-jauh, setiap kali pikiran tentang dia muncul dalam kepala lo.

Dibutuhkan tekad yang kuat, kejujuran, dan keberanian untuk melakukan hal itu. Jadi setiap kali lo berhasil melakukannya, berbanggalah pada diri lo sendiri.
Atau kalo lo masih ngerasa sangat kesulitan melakukannya, maka gw bakal ngasih satu tips sederhana yang bisa ngebantu lo. Ini adalah sebuah metode Neuro Linguistic Programming yang gw dapet dari Lex dePraxis, dan hasilnya sangat efektif.

Gw bilangnya teknik: POP THE BUBBLE!

Seiap kali pikiran tentang dia muncul, entah karena lo berada di tempat dulu sering berdua dengan dia, melihat benda pemberiannya, atau mungkin tiba-tiba aja terlintas dalam kepala lo tanpa sebab, maka gw pengen biar lo segera menyetop film ingatan dalam pikiran lo tersebut. Seolah-olah lo menekan tombol PAUSE ketika sedang menonton DVD.

Setelah gambar tersebut diam, rubah warnanya perlahan menjadi hitam putih. Seperti TV jaman dulu kala. Terus lo ciptain sebuah gelembung bulat seperti gelembung sabun yang biasa kita tiup sewaktu kecil dulu. Masukan gambar tentang dia dalam gelembung tersebut itu. Dan lepaskan gelembung tersebut melayang ke udara.

Lo perhatiin gelembung tersebut melayang sejenak, lalu tiba-tiba POP! Dia meledak dan pecah. Membuyarkan semua gambar yang ada di dalamnya. Lenyap gak berbekas..
Dan lo sadarin perasaan lo jadi sedikit lebih baik, lebih ringan, dan lebih nyaman.
Lakukan teknik ini setiap kali pikiran tentang dia muncul dalam kepala lo. Pikiran demi pikiran. Hari demi hari… Dan dalam waktu beberapa hari ke depan lo bakal takjub begitu menyadari makin lama makin sedikit gelembung yang harus lo pecahin. Betapa gampangnya buat lo untuk menepis pikiran tentang dia.

Tapi yang lebih penting daripada teknik sederhana ini tentu aja adalah tekad lo buat mengakhiri semua penderitaan lo. Tekad lo buat kembali menjalani hidup yang normal, penuh semangat dan berbahagia.

Hapus semua foto, email, sms, dsb. Atau apabila lo masih pengen menyimpannya, back-up semua data tersebut dalam sebuah CD dan taruh CD itu di tempat yang sulit lo jangkau. Mungkin lo bisa menitipkannya pada seseorang yang lo percayai, dan bilang padanya bahwa, apapun yang terjadi, dia gak boleh ngasih CD itu pada lo sebelum lo benar-benar melupakannya.

Ini adalah sebuah langkah penting bro.. Karena dengan menghapus semua kenangan tentang dia itu berarti lo membuat pengakuan dan afirmasi pada diri lo sendiri bahwa lo gak membutuhkan dirinya lagi. Lo udah gak akan melihat ke belakang lagi. Yang berlalu sudah berlalu. Saatnya memandang ke depan dengan penuh harapan.

Kalo lo masih ragu, ngerasa berat hati, dan lo punya segudang alasan buat gak ngelakuin hal itu, berarti lo masih belum mau untuk melupakannya. Berarti lo masih pengen terus terpuruk dalam masa lalu dan rasa sakit hati. Berarti lo belum rela untuk ngelepasnya. Dan ini akan menyeret-nyeret proses penyembuhan lo melebihi waktu yang seharusnya.

Ini bahaya banget bro..!

Inget: kunci dari penyembuhan diri adalah berani menerima kenyataan dan merelakannya. Semakin cepet lo ngelakuinnya, semakin cepet lo berdiri dan siap berjalan lagi.

Selasa, 11 September 2012

8 Tips Meningkatkan Percaya Diri Anda Dengan Cepat

Ketika sedang berkaskus ria eh ketemu Hot Thread yang masih nyambung sama blog ane, ya ane kopas az deh.. insha Allah bermanfaat buat semua yang baca ya.. :) Percaya Diri merupakan hal yang sangat penting yang harus ada pada diri seseorang menurut saya. Mengapa? karena tanpa rasa Percaya Diri kita akan merasakan bahwa sekeliling kita gelap! ya, seakan – akan kita berada di dalam jurang yang sangat curam dan gelap bahkan tidak ada tanda – tanda kehidupan sama sekali. nah, dengan rasa Percaya Diri ini lah kita dapat merasakan bahwa seluruh dunia melihat ke arah kita, dan mengatakan Hiiii!
Terkadang rasa Percaya Diri itu ada bahkan sangat besar sehingga membuat seseorang merasakan sensasi seperti dunia memeluk dan menuruti apa katanya. akan tetapi terkadang rasa Percaya Diri itu dapat menghilang, yang dapat membuat seseorang seperti terasingkan ke dalam sebuah goa yang sangat gelap tanpa ada penghuninya sama sekali.

oleh karena itu disini saya akan memberitahukan anda hal-hal sepele atau hal-hal kecil yang dapat meningkatkan rasa Percaya Diri anda, bahkan hingga 75%! hmm menarik bukan? mari kita lihat apa-apa saja hal-hal sepele itu.


1. Ngobrol dengan diri sendiri di cermin

Lho? kok bisa? aneh yaa.. haha.. ya memang kelihatan aneh tapi ini manjur banget loh.. saya sudah sering mempraktekkannya hehehe.. ngobrol lah seperti anda sedang mengajar pada diri anda sendiri. bayangkan anda adalah seorang master yang sedang memberikan ilmu atau pelajaran kepada puluhan orang murid anda.
atau ngobrol tentang apapun itu, dan jika kalian jago atau lagi dalam masa pembelajaran bahasa asing ngobrol aja pake bahasa asing, dan ga usah takut salah!


2. Membantu orang lain dengan ikhlas

entah mengapa setiap saya membantu orang lain saya merasa bahwa rasa percaya diri saya bertambah. mungkin karena kita sudah merasa bahwa diri kita dapat bermanfaat bagi orang lain.. hmm coba deh


3. Dengerin lagu yang dapat membangkitkan semangat

Yup, cara yang satu ini juga dapat di bilang ampuh kenapa? karena musik dapat mentriger emosi seseorang. saat kita mendengarkan lagu atau musik sedih, maka kita akan merasa ikut ikutan sedih begitu juga jika kita mendengarkan lagu yang fun, happy, dan bersemangat maka energi itu juga akan tertular kepada kita.


4. Mengajarkan atau Membagi ilmu kepada orang lain

kalo kamu punya Ilmu coba deh di bagikan sama orang lain, pasti ilmu itu akan jadi lebih berguna. dan saat kamu mengajarkan ilmu kamu kepada orang lain otomatis kamu juga makin tambah pinter! tenang aja ilmu ga habis-habis kok, tuhan akan memberikan kamu ilmu yang lebih lagi saat kamu membagi ilmu kamu ke sesama. sharing is fun!


5. Membuat orang lain tertawa

coba kamu kasih jokes atau humor ringan sama temen-temen kamu, kalo mereka tertawa PD kamu otomatis meningkat! ga percaya? coba deh kalo garing gimana dong? ya itu sih DL.. huahuahua xD.


6. Tersenyum dan Bersyukur

nah ini dia yang penting, kita harus bersyukur terhadap apa yang telah diberikan tuhan kepada kita. coba deh kita bayangkan orang-orang lain yang tidak seberuntung kita. dan tersenyum lah atas apa yang telah diberikan tuhan kepada kita. tersenyum itu juga obat awet muda loh.. jadi jangan sungkan-sungkan untuk tersenyum. asal jangan keseringan ntar dikirain gila.. wkwkw..


7. Ngobrol dengan orang asing

nah ini dia nih yang paling seru khususnya buat cowok ya, coba deh kalian ngobrol sama cewek atau kenalan sama cewek yang balum sama sekali kalian kenal! atau sama siapapun itu, mau tukang becak kek, tukang koran, mba-mba, ya coba ngobrol aja. mungkin rasa nya agak sedikit ekstrim bagi sebagian cowok untuk berkenalan dengan cewek yang belum kita kenal sama sekali. tapi cara ini sudah saya buktikan 65% bahkan hingga 90% dapat meningkatkan rasa percaya diri kamu secara instant! ga percaya? coba deh


8. Beraffirmasi

fokuskan pikiran kalian ke hal-hal yang positif. bayangkan kalian adalah orang yang penuh percaya diri dan bisa mendapatkan apa yang kalian inginkan, dan yakin lah! coba kalian bilang dalam hati misal “Saya Ganteng” banyak-banyak nanti otak kalian akan merespon hal tersbut, dan alam bawah sadar kalian akan berkata Saya Ganteng! dan kalau otak bawah sadar udah berkata, no matter what they say deh!

Tips Mewujudkan Impian Anda Secara SMART

Membahas seputar MIMPI, dan ketika membuka facebook ada seorang teman yang men tag sebuah gambar tentang seorang wanita muda yang sukses yaitu Merry Riana dan kemudian rekan lainnya berkomentar tentang tips mewujudkan impian secara SMART dan memang sudah sering saya dengar dan baca di berbagai buku dan seminar yang saya ikuti, namun ijinkan saya berbagi TIPS nya. Agar sebuah MIMPI dapat menjadi KENYATAAN, maka sebuah MIMPI harus memenuhi 5 HAL, yang bila disingkat menjadi SMART, yakni :

1. S-pecific
Sebuah mimpi harus dapat didefinisikan secara jelas dan detail, seperti: keinginan untuk memiliki rumah 2 lantai yang terletak di dataran tinggi, dengan pemandangan menghadap gunung.
2. M-easurable and M-eaningful
Tidak salah bila kita bermimpi untuk memiliki sebuah mobil Ferrari, atau uang 1 Milyar, tetapi setelah mendapatkan itu semua, lalu untuk apa? Sudahkah dipikirkan penggunaan atau pemanfaatannya?

3. A-chievable, but Challenging
Bagi seorang penjual bakso keliling, mungkinkah ia akhirnya memiliki sebuah warung atau restoran bakso? Sangat mungkin, tetapi hal itu tentu memerlukan kerja keras dalam kecerdasan untuk mewujudkannya.

4. R-ealistic
Bukankah batas mimpi itu adalah langit dan bukan langit-langit? Iya. Tetapi bermimpi mendapatkan ikan hiu dengan memancing di kolam ikan mujair, tentu tidak dapat dikatakan sebagai sebuah mimpi yang realistis.

5. T-ime Limit
Berapa lama kita akan dapat meraih atau mewujudkan mimpi tersebut? Bila bermimpi memiliki uang 1 Milyar dalam jangka waktu 10 bulan, tentunya setiap bulan kita harus menabung sebesar 100 juta kan? Sebuah mimpi yang besar harus dapat di-BREAK DOWN atau dibagi-bagi menjadi impian-impian kecil.

Selasa, 04 September 2012

Bersyukur itu Menenangkan dan Mengusir Keluh Kesah

bersyukur dan bahagia 
Sebelum engkau melangkah terlalu jauh dari negerimu
Sebelum engkau memiliki cita-cita besar
Sebelum engkau terlalu angkuh 
Sebelum engkau terlalu banyak mengeluh

Hari ini kukendarai keretaku menuju suatu tempat. Melewati perempatan lampu merah yang berada tak jauh dari gang rumahku. Sebuah pemandangan yang biasa ketika kulihat seorang Bapak-bapak (maaf) yang tubuhnya tak terlihat layaknya manusia kebanyakan. Sulit bagiku menggambarkan karena dengan mengingatnya saja ada gemuruh yang tertahan dalam dada. Tapi bagiku, beliau adalah laki-laki hebat yang mungkin karena kehebatannya itulah, krna kehebatan akan ketabahannya menerima takdir yang demikian itulah yang membuat beliau menjadi salah satu laki-laki terhebat di mataku.
Teman,mungkin kalau saya ataupun kita yang mengemban takdir yang beliau pikul sekarang, kita tidak akan sanggup menerimanya. Dan mungkin krna itu jugalah Tuhan tidak memberikan cobaan seperti yang beliau terima. Karena kita terlalu lemah. Karena kita tidak sekuat beliau.
Kuseberangi perempatan jalan itu. Di seberang, kulihat lagi beberapa Bapak-bapak (maaf) pengemis yang tak biasanya kulihat di sana. Itu artinya semakin bertambahlah jumlah mereka yang mengharap ada rasa kasihan dan kesadaran saudara-saudaranya untuk membagi sebagian kecil rezeki yang dititipkan Tuhan kepada mereka. Wajah mereka menua. Entah memang karena umur mereka yang telah hampir mencapai puncaknya ataukah karena kerasnya hidup yang mereka lalui sehingga wajah itupun tampak lusuh dan tak sesegar seperti umur mereka yang sebenarnya.
Seorang Bapak yang kuceritakan di atas, seorang Bapak yang tangannya cacat sejak lahir, seorang Bapak berpakaian lusuh dg wajah menghiba sambil membawa kotak infak, dan seorang Bapak yang hanya bisa terduduk sembari menunggu ada yang mau memberinya uang di pinggir jalan. Ya, merekalah 4 orang Bapak yang begitu berharap uluran tangan yang memberinya rezeki dari si pengguna jalan raya itu. Ada yang memberi dengan melemparkan uang itu kepada mereka. Tidak langsung ke tangan mereka, teman. Tapi uang itu dilemparkan kepada mereka dan mereka pun memungutnya di jalan itu… Allah…. T_T
Teman, jika kalian diberi uang dan orang itu memberinya dengan cara melemparkannya kepadamu, bagaimana reaksimu? Saya yakin sebagian besar orang akan marah. Tapi tidak dengan mereka. Mereka memungutinya dan mengucapkan “ALHAMDULILLAH” sembari mendo’akan orang tersebut.
Entahlah… Apakah karena kemiskinan hidup yang mereka tanggung dan kerasnya perlakuan yang mungkin telah setiap hari mereka dapatkan membuat mereka ikhlas diperlakukan “tidak biasa”.
Bukankah mereka juga manusia seperti kita? Bukankah mereka juga memiliki perasaan? Bahkan sebenarnya manusia seperti merekalah yang lebih mudah untuk bersedih. Mereka tidak seberuntung kebanyakan orang lain dalam memperoleh harta, maka haruskah kita juga membuat mereka tidak seberuntung kebanyakan orang dalam memperoleh perhatian dan kasih sayang? Ingatlah, mereka saudara kita. Karena sesungguhnya kita dan mereka ibarat satu tubuh yang seharusnya jika satu bagian terluka, yang lain juga ikut merasakannya.
Teman,kadang saat kita sakit, kita juga sering mengeluh. “Kenapa saya harus menanggung penyakit ini? Saya tidak sanggup”. Banyak lagi kalimat-kalimat yang menunjukkan keluhan kita saat sebuah penyakit menjadi satu cobaan yang diberikan kepada kita. Padahal, jika kita sakit, kita masih beruntung karena masih bisa dan memiliki biaya untuk berobat ke sana ke mari. Kita masih bisa memilih tempat-tempat dan obat-obat terbaik untuk mengobati penyakit kita. Kita masih bisa meminta ini dan itu bermanja pada orang tua, kerabat, sahabat, ataupun teman untuk melepas keinginan dan selera kita di kala sakit itu. Masih ada yang menjenguk dan memperhatikan. Masih ada yang mengkhawatirkan kita. Tapi mereka? jangankan orang lain, mungkin mereka sendiripun tidak peduli lagi penyakit apa yang mereka derita. Bukan karena mereka dzalim terhadap diri mereka sendiri, tapi karena itulah, karena terlalu banyak beban dan derita yang harus mereka pikul. Jika harus mengeluh lagi, itu hanya akan memperpanjang daftar keluhan mereka, hanya akan memperpanjang riwayat masalah mereka. Apakah akan usai? Tidak…karena mereka begitu sadar bahwa hidup mereka tidak akan berubah dengan mengeluh dan mengeluh.
Ah…… Ingin rasanya memeluk mereka.
Tapi, andaikan diri duduk di sampingnya, bukan mereka yang akan menangis. melainkan AKU. Karena si “AKU” terlalu lemah. Bahkan jauh lebih lemah dari mereka siempunya dan menanggung nasib itu………
Teman, jika hari ini kita ingin mengeluh dengan sakit yang kita derita, ingatlah bahwa masih banyak saudara kita yang mungkin lebih parah dari kita. Di luar sana mungkin ada dari mereka yang tengah dalam kondisi lemah terbaring di atas tempat tidur rumah sakit atau bahkan berada dalam keadaan sakaratul maut. “Na’udzubillah…
Jika hari ini kita mengeluh dengan pekerjaan yang telah kita dapat, ingatlah bahwa di luar sana msh banyak saudara kita yang berjuang dalam tapak demi tapak utk memperoleh pekerjaan. Menapaki langkah hanya untuk mengumpulkan uang demi mengisi perut hari ini, esok, dan esoknya lagi…
Jika hari ini kita mengeluh kedinginan hanya krna tidak memiliki selimut, ingatlah ketika di luar sana banyak saudara kita yang bahkan tidak memiliki tempat berteduh dari dinginnya hujan dan udara yang mencekam tubuhnya. Bayangkanlah ketika mereka hanya bisa duduk di antara toko-toko sembari memeluk lutut dengan tubuh yang menggigil kedinginan…
Jika hari ini kita masih mengeluh, berjalanlah keluar sana, peluklah tubuh itu atau sekedar pandangilah ia, semoga kita bisa lebih bersyukur karenanya…

Membangun Motivasi Dalam Diri

Membangun Motivasi Dalam DiriCita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut.
Caranya? coba simak tips berikut ini:
1. Ciptakan sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan kemarin.
2. Kembangkan terus tujuan anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup anda.
3. Tetapkan saat kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan anda. Sejak anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan ‘ajal’ anda sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup anda.
4. Tinggalkan teman yang tidak perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda, seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.
5. Hampiri bayangan ketakutan
Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.
6. Ucapkan “selamat datang” pada setiap masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan anda.
7. Mulailah dengan rasa senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah merasa ‘tidak suka’ rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda miliki.
8. Berlatih dengan keras
Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.
Kesimpulan:
Motivasi dapat menumbuhkan semangat dalam mencapai tujuan. Motivasi yang kuat di dalam diri, kita akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga kita tidak akan ragu untuk melangkah ke depan, yaitu mencapai visi hidup kita.
Salam Sukses !

Kamis, 30 Agustus 2012

Membangun Sukses Dari Hal Yang Kita Sukai

 
Alkisah ada seorang anak muda yang sangat menyukai boneka hingga ia belajar bagaimana menjadi ahli pembuat boneka. Sayangnya, anak muda ini sangat kikuk, dan guru serta murid-murid lainnya selalu berkata bahwa dia tidak punya kemampuan untuk membuat boneka, dan bahwa dia tidak akan pernah berhasil.
Meski demikian, anak muda ini tetap bisa menikmati sehingga ia tak henti-hentinya melatih diri agar berkembang. Walau sudah bekerja keras, mereka akan selalu menemukan kesalahan pada boneka-boneka buatan anak muda ini, dan akhirnya mereka pun mengeluarkan si anak muda dari pelatihan itu.
Tapi anak muda itu tidak menyerah begitu saja. Ia memutuskan sejak saat itu akan menghabiskan seluruh waktunya membuat satu jenis boneka. Dan setiap kali menemukan kekurangan pada bonekanya, ia akan membuangnya dan memulai lagi dari awal. Tahun demi tahun pun berlalu, dan dengan setiap percobaan baru, bonekanya menjadi sedikit lebih baik. Kini, bonekanya jauh lebih baik dari hasil karya teman-temannya. Meski begitu, si anak muda ini tetap melakukan perbaikan, mencari “kesempurnaan”. Hidup seperti itu membuat anak muda ini kurang mampu mampu mencari nafkah, dan banyak orang menertawakan kondisinya yang miskin.
Ketika usianya sudah semakin tua, karya bonekanya sangatlah indah. Begitu bagusnya hingga suatu hari setelah berpuluh-puluh tahun bekerja, ia menyelesaikan satu boneka, dan berkata, “Saya tidak melihat ada yang kurang. Kali ini hasilnya sempurna.” Dan, untuk pertama kalinya dari sekian tahun lamanya, alih-alih membuang boneka ini, ia malah menaruhnya di atas rak. Ia benar-benar merasa puas dan bahagia.
Dan sisa ceritanya menjadi sejarah.
Boneka yang sempurna itu menjadi hidup, mengalami ribuan petualangan, dan memberikan pria tua yang bernama Geppetto itu kebahagiaan yang jauh lebih besar daripada yang didapat pembuat boneka lainnya yang terkenal dari hasil-hasil karyanya.
Membangun sukses kita dari hal-hal yang kita sukai. Dengan ketekunan & semangat tinggi, serta terus berusaha memperbaiki, maka apapun yang dikerjakan akan membuat waktu dan talenta kita lebih bernilai.

Kamis, 02 Agustus 2012

7 kebiasaan yang memperkaya hidup

1. Kebiasaan mengucap syukur.
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk.. Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun , telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur,namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat , kesehatan, keluarga, sahabat dsb. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.
2. Kebiasaan berpikir positif.
Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera kearah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.
3. Kebiasaan berempati.
Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain.Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain . Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif dibalik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois , yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati , namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukankepada Anda, dsb.
4. Kebiasaan mendahulukan yang penting .
Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah!. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.
5. Kebiasaan bertindak.
Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan , sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan , maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.
6. Kebiasaan menabur benih.
Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah , betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.
7. Kebiasaan hidup jujur.
Tanpa kejujuran , kita tidak bisa menjadi pribadiyang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendir tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong , kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit

Jadilah Pelita

jadilah pelitaPada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita.
Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”
Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.”
Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta.
Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!”
Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.
Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta.
Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!”
Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!”
Si buta tertegun..
Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.”
Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.”
Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.
Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita.
Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?”
Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.”
Senyap sejenak.
secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?”
Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sembari meledak dalam tawa.
Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.
Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta.
Timbul pikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka.”
Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!).
Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf.
Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka bisa melihat.
Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu.
Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana.
Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.
Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita.
Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup. Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis terbagi.
Bila mata tanpa penghalang, hasilnya adalah penglihatan. Jika telinga tanpa penghalang, hasilnya adalah pendengaran. Hidung yang tanpa penghalang membuahkan penciuman. Fikiran yang tanpa penghalang hasilnya adalah kebijaksanaan.

Katak Dan Siput


 
Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput: “Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?”
Siput menjawab: “Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari, Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih.”
Katak menjawab: “Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak).”
Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang.
Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah apa yang kita miliki. Hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur dan kebahagiaan bagi kita sendiri.

Pelajaran Dari Penambang


 
Ada beberapa penggali tambang. Setiap hari mereka bekerja dalam tambang. Karena tambang itu kaya mineral alam, maka sudah beberapa tahun mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi bisa dibayangkan bahwa semakin digali tambang tersebut semakin dalam. Hari itu mereka berada di dasar terdalam dari tambang itu.
Secara tiba-tiba semua saluran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu, dan dalam sekejap terjadilah hirup pikuk di sana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri sendiri. Namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan mereka pasti berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang. Situasi bertambah buruk disebabkan oleh udara yang semakin panas karena ketiadaan AC.
Setelah capek bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu angkat bicara: ‘Sebaiknya kita duduk tenang dari pada secara hiruk-pikik mencari jalan ke luar. Duduklah secara tenang dan berusahalah untuk merasakan hembusan angin. Karena angin hanya bisa berhembus masuk melalui pintu tambang ini.’
Mereka lalu duduk dalam hening. Saat pertama mereka tak dapat merasakan hembusan angin. Namun perlahan-lahan mereka menjadi semakin peka akan hembusan angin sepoi yang masuk melalui pintu tambang. Dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka akhirnya dengan selamat keluar dari dasar tambang yang dicekam gelap gulita itu.
Bila bathin anda sedang gundah dan kacau, anda tak akan pernah melihat jalan keluar yang tepat. Anda butuh untuk pertama-tama menenangkan diri. Hanya dalam keheningan anda bisa melihat pokok masyalah secara tepat, serta secara tepat pula membuat keputusan.

Jumat, 27 Juli 2012

Arti Sebuah Kesempurnaan

 
Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya. Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung; mana yang paling sempurna.
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang,ia berkata kepada bapak Petani,”Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata,”Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.”
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,”inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.”
Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”"
Petani menjawab,” Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan…..”
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.
Posting Lama ►
 

Labels

Pengunjung

free counters

Copyright 2012 Education: cerita Template by Erly | Publish on Erly Templates