Jumat, 27 Juli 2012

Arti Sebuah Kesempurnaan

 
Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya. Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung; mana yang paling sempurna.
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang,ia berkata kepada bapak Petani,”Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata,”Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.”
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,”inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.”
Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”"
Petani menjawab,” Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan…..”
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.

6 Cara Membuat Pikiran Fokus



"Kaca pembesar tidak sanggup membakar kertas jika dia menyebarkan sinarnya."



1. Buatlah daftar tentang apa-apa yang menjadi tujuan anda.
Misalnya: Spiritualisme, keuangan, karir, hubungan sosial masyarakat yang baik, pendidikan, keluarga, asmara, investasi, kesehatan, psikologi, dsb.

2. Sederhanakan daftar anda menjadi hanya 10 hal terpenting.
Jika daftar yang anda buat melebihi 10, maka berbesarlah hati untuk merampingkannya menjadi hanya 10 besar. Untuk tahap ini urutan acak tidak menjadi persoalan, artinya untuk bagian ini anda tidak perlu menentukan dahulu prioritas anda dari no. 1 ke no. 10. Cukup hanya menyederhanakan goal anda hanya 10 hal.

3. Tetapkanlah 3 hal saja yang menjadi goal utama anda.
Ingat carilah alasan yang dapat memantapkan hati anda terhadap 3 hal paling prioritas tadi dan berikan urutan yang jelas no. 1, 2, dan 3. Pada tahap ini, jernihkan perasaan anda dari perasaan serakah menginginkan semua hal tercapai dalam satu waktu. Anda dapat mencapai semua tujuan anda, tapi di artikel ini saya menyarankan untuk terlebih dahulu hanya fokus pada maksimal 3 hal paling utama. Setelah ketiga hal ini dapat disebut tercapai, anda bebas untuk melihat kembali tujuan-tujuan lain.
Lihatlah maksimal hanya 3 hal utama anda sepanjang waktu anda seharian.

4. Fokuslah pada no. 1, dan lepaskan ego anda jika no.2 dan 3. harus belum dapat terpenuhi. 
Ingat, ikhlaskan hal-hal lain yang bukan termasuk dalam 3 hal prioritas ini.
Contoh yang paling anda inginkan:
      1. Keluarga
      2. Karir/ keuangan
      3. Kesehatan

Jika karena mengejar kemapanan finansial untuk mencukupi keluarga anda sudah cukup menyita waktu. Optimalkan waktu luang anda untuk keluarga dan istirahat. Mungkin keinginan no. 4 anda adalah dapat berkumpul dengan teman-teman anda. Namun anda hanya dapat melakukannya jika waktu bersama keluarga anda sudah terpenuhi terlebih dahulu.

Atau, jika ada pekerjaan sampingan yang dapat anda kerjakan untuk mendapatkan sumber penghasilan lain namun justru mengorbankan waktu anda bersama keluarga, sebaiknya nada lepaskan saja keinginan terhadap pekerjaan sampingan itu. Karena prioritas no. 1 adalah keluarga.
Sekali lagi ingat! Buat prioritas yang tegas, lepaskan keserakahan anda. Utamakan apa yang menjadi prioritas anda sesuai urutan yang telah anda buat sebelumnya.

5. Lepaskan ketakutan anda. 
Membuat prioritas dan melakukannya sesuai urutan bukan berarti anda tidak dapat mencapai tujuan-tujuan anda yang lain. Hanya saja pada satu waktu, anda hanya melihat satu tujuan saja. Yang berarti, tujuan-tujuan lain dengan mudah dapat anda kerjakan atau capai jika prioritas utama telah tercapai atau selama tidak mengganggu prioritas yang lebih utama. Ini hanyalah tentang "Time Management".

6. Lakukan sekarang. 
Kurangilah waktu yang anda berikan untuk belajar saja. Berikan juga porsi yang tepat untuk praktek.

Selamat mencoba! :)

Arti Kesetiaan

Kisah nyata yang bagus sekali untuk contoh kita semua yang saya dapat dari millis sebelah (kisah ini pernah ditayangkan di MetroTV). Semoga kita dapat mengambil pelajaran.
Ini cerita nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia. Apa yg diutarakan beliau adalah sangat benar sekali. Silakan baca dan dihayati.

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak.
Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.
Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari, ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.
Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”.
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-kata: “sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.
Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak-anaknya: “Anak-anakku… Jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah.. tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat, kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.”
“Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa.
Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yang hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita..” Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan”.
“Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…”
Hidup adalah Perjuangan tanpa henti-henti, tidak usah kau tangisi hari kemarin.
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Labels

Pengunjung

free counters

Copyright 2012 Education Template by Erly | Publish on Erly Templates